BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1          Pengertian Zink

 Zink adalah mineral penting yang terdapat pada hampir setiap sel. Zink menstimulasi aktifitas kurang lebih 100 enzim, yaitu substansi yang mendukung reaksi-reaksi biokimia di dalam tubuh. Zink diperlukan juga untuk mendukung sistem pertahanan tubuh yang baik,untuk penyembuhan luka, membantu kemampuan indera perasa dan penciuman, dan diperlukan untuk sintesis DNA. Zink juga berguna untuk pertumbuhan tubuh yang normal dan perkembangan manusia mulai dari masa kehamilan, anak-anak dan dewasa.

 Zink merupakan elemen kelumit (mineral) yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, termasuk si kecil. Zink dapat ditemukan pada semua bagian tubuh yaitu: organ, jaringan, tulang, cairan dan sel. Jaringan tubuh yang paling banyak mengandung Zink adalah jaringan otot dan tulang. Zink penting untuk berbagai fungsi biologis dan berperan penting pada lebih dari 300 enzim pada tubuh manusia, termasuk peranan pada sintesa asam nukleat dan protein.

 Zink penting untuk berbagai fungsi biologis dan berperan penting pada lebih dari 300 enzim pada tubuh manusia, termasuk peranan pada sintesa asam nukleat dan protein. Si kecil yang berumur dibawah 12 bulan membutuhkan asupan Zink sekitar 5 mg perhari, sedangkan yang berumur lebih dari 12 bulan membutuhkan Zink sekitar 10 mg perhari. Kebutuhan ini sebenarnya sangat kecil, tetapi peranannya sangat penting.

 Zink (seng) adalah salah satu mikronutrien atau mineral yang esensial bagi manusia. Zink diperlukan oleh berbagai jenis enzim dalam menjalankan fungsinya, zink juga diperlukan oleh berbagai protein lain, serta oleh biomembran. Dalam hal ini, zink berperan penting dalam metabolisme tingkat seluler. Bahkan, kehadiran zink dalam tubuh kita akan sangat mempengaruhi fungsi kekebalan tubuh, sehingga berperan penting dalam pencegahan infeksi oleh berbagai jenis bakteri patogen. Menurut penelitian, defisiensi enzim pada ibu hamil akan sangat mempengaruhi fungsi kekebalan pada janin, hal tersebut akan tetap bertahan setelah sang janin lahir dan juga selama masa hidupnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengkonsumsi zink.

2.2          Fungsi Zink

 Ada beberapa fungsi zink, diantaranya yaitu :

a)        Membantu sintesis protein dan pembentukan kolagen sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka.

b)        Membantu meningkatkan sistim imunitas tubuh dan mencegah radikal bebas.

c)        Menjaga kesehatan telinga,mata,otot,kuku,rambut (membantu mencegah kerontokan dan timbulnya uban),paru-paru dan membantu mencegah jerawat dengan mengatur kerja kelenjar minyak – membantu kerja hati dalam mengeluarkan sisa metabolisme / toksin di tubuh

d)        Membantu fungsi normal pankreas 9produksi insulin) dan membantu mengatasi rasa terbakar di ulu hati

e)        Bagi pria, Zink dapat membantu mencegah pembesaran prostat.

f)         Kekuranfan zinc dapat mengakibatkan jerawat, ketombe, infeksi kulit, gangguan penciuman, dan pengecapan, infertilitas dan menurunnya produksi sperma.

 Seng ( Zn ) berfungsi sebagai tempat penampung dan terdapat sekitar 2 lusin metaloenzim seng antara lain karbonat anhidrase, laktat dehi-drogenase, glutamat dehidrogenase, alkali fosfatase, dan tumidin kinase.

 Di dalam tubuh, seng berperan sebagai bagian dari enzim atau sebagai kofaktor pada kegiatan enzim. Seng berperan dalam berbagai aspek metabolisme. Salah satunya adalah berperan dalam metabolisme tulang dan otot.

Konsumsi Zink akan menstabilkan kerja hormon pertumbuhan dan mengurangi ekskresi tubuh (kotoran, keringat dan minyak) yang berlebihan sehingga pembentukan jerawat akan berhenti asal dipadu dengan penjagaan kebersihan kulit yang teratur.

 Gairah seks selain dipengaruhi oleh badan yang sehat dan pikiran yang tenang juga sangat dipengaruhi oleh kerja hormon testosteron (baik pria maupun wanita). Zink dapat meningkatkan kerja hormon testoteron yang mengakibatkan peningkatan gairah seks (pria maupun wanita) dan mengatasi masalah impotensi.

 Jadi, secara umum fungsi zink (seng) adalah :

1. Sebagai katalisator reaksi biokimia dalam tubuh manusia.

2. Mengaktifkan berbagai enzim (merangsang aktivitas lebih dari 200 enzim)

3. Turut dalam persenyawaan protein

4. Meningkatkan metabolisme hormon

 

·                 Zink penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil

 Zink mempunyai peran sentral yang amat penting. Tanpa zink, sintesa asam nukleat dan protein di dalam tubuh akan terganggu. Padahal asam nukleat ada didalam inti sel dan sangat berperan pada metabolisme tubuh, petumbuhan sel serta berperan meregulasi aktifitas genetik. Ia akan menyebabkan sel-sel membelah-belah, bertumbuh menjadi banyak dan membagi diri sesuai dengan fungsinya masing-masing. Bila tubuh kekurangan zink maka proses di dalam sel ini akan teganggu. Akibatnya, pertumbuhan dan perkembangan si kecil juga akan terganggu.

·                 Zink penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh

 Bila kandungan Zink di dalam tubuh si kecil rendah, maka ia akan rentan terhadap penyakit. Kandungan Zink di dalam tubuh yang rendah akan menyebabkan sistem imun tubuh terganggu sehingga tubuh tidak bisa mengenali dan memerangi penyakit infeksi tertentu. Penambahan Zink telah terbukti efektif untuk menurunkan penyakit pneumonia (radang paru), diare dan penyakit infeksi lainnya. Zink juga dapat menurunkan lama dan derajat keparahan batuk pilek selesma.

·                 Zink dan kesehatan kulit si kecil

 Kulit tubuh kita secara fisiologis (alamiah) selalu diperbarui. Apalagi bila kulit tubuh terluka atau iritasi. Secara alamiah, kulit yang terluka akan diperbarui lagi dan terbentuk kulit yang baru. Kandungan Zink yang cukup di dalam tubuh akan mempercepat proses pembentukan sel-sel baru ini. Pemberian Zink yang memadai baik melalui asupan maupun dengan krim kulit akan mempercepat penyembuhan kulit yang terluka, penyakit gusi, kulit yang terbakar maupun ruam popok.

 Manfaat yang diperoleh dengan mengkonsumsi Zink antara lain :

1.        Dengan mengkonsumsi zink dengan teratur dapat menyembuhkan penurunan gairah seks (impotensi). Gairah seks selain dipengaruhi oleh badan yang sehat & pikiran yang tenang, juga sangat dipengaruhi oleh kerja hormon Testoteron (baik pria maupun wanita). Zink dapat meningkatkan kerja hormon Testoteron yang mengakibatkan peningkatan gairah seks & mengatasi masalah impotensi.

2.        Dapat mengatasi kerontokan rambut (botak). Proses pertumbubuhan rambut diatur oleh mekanisme hormon pengatur pertumbuhan rambut & bulu, kerja hormon tersebut dapat terganggu karena kekurangan unsur zink. Dengan demikian apabila kandungan zink terpenuhi maka pertumbuhan rambut akan kembali.

3.        Dapat mengatasi jerawat. Jerawat biasanya timbul pada saat puber I dan akan hilang dengan sendirinya setelah berlalunya puber I. Tetapi, ada jerawat yang terus tumbuh setelah puber I berlalu, hal ini disebabkan selama puber I terjadi ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh, pertumbuhan dipercepat dan sangat banyak menghasilkan sisa ekskresi berupa kotoran, keringat dan minyak yang dikeluarkan melalui kulit, baik kotoran dari dalam maupun luar, keringat dan minyak akan menjadi lahan yang subur bagi perkembangan bakteri dan jamur yang akan menimbulkan jerawat. Zink akan menstabilkan kerja hormon pertumbuhan dan mengurangi ekskresi tubuh (kotoran, keringat dan minyak) yang berlebihan sehingga pembentukan jerawat akan berhenti asal dipadu dengan penjagaan kebersihan kulit yang teratur.

4.        Kekurangan Zink mengakibatkan kekurangan nafsu makan. Ada beberapa hal yang terjadi bila kekurangan zink. Menghambat perkembangan sel, menyebabkan sering terjadi infeksi lidah, lidah akan seperti tebal bahkan terasa ngilu dan menghambat fungsi lidah (makanan kurang berasa), merusak fungsi lambung, menyebabkan hormon pengaturan metabolisme tubuh terganggu kerjanya. Dengan demikian, apabila kandungan zink terpenuhi maka nafsu makan akan bertambah baik sehingga pertumbuhan tubuh juga akan baik.

 

LENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD DISINI