MASYARAKAT DAN PERUBAHAN SOSIAL

Sumber Perubahan adalah proses dimana perubahan terjadi dalam struktur dan fungsi sistem sosial. Jaminan sosial, perawatan kesehatan dan reformasi kesehatan adalah contoh tindakan politik yang penting untuk kesehatan. Munculnya mobil dan pengembangan antibiotik dan anestesi adalah contoh perubahan teknologi dengan dampak kesehatan besar. Kondisi sosial sering menyebabkan masalah kesehatan dan perilaku sehat yang menjadi tidak sehat dan akibatnya kekuatan sosial itu sendiri menjadi sasaran perubahan. Contoh  aktivitas perubahan sosial adalah di sebuah listrik sekolah Kolorado orang tua yang bersangkutan dan guru bekerja untuk mendapatkan pendidikan kesehatan yang terintergrasi ke dalam taman kanak-kanak melalui dua belas kurikulum pascasarjana.

Proses Perubahan Sosial.

Menurut Zaltman dan Duncan (1997),” seseorang mengubah prilakunya atau saat mereka menentukan keadaan sebagai orang yang berbeda dan sekarang memerlukan perilaku yang berbeda. Fitur unik dari proses perubahan sosial adalah penekanan pada pengubahan norma-norma sosial dan kondisi sosial.  Beberapa program-program perubahan sosial yaitu :

  • Rencana Versus Perubahan yang tidak direncanakan

Perubahan direncanakan adalah produk dari upaya yang disengaja untuk membawa perubahan tentang didefinisikan dengan baik. Dampak dari rencana perubahan adalah untuk mencapai inisiasi, meningkatkan kecepatan difusi, dan memperluas jumlah orang yang terlibat. Banyak perubahan sosial terjadi secara tidak sengaja seperti kemajuan teknologi dalam transportasi dan komunikasi.

  • Tingkat perubahan

Unit dasar pada tingkat perubahan sosial adalah keluarga, organisasi, dan kelompok masyarakat alami. Keluaraga memiliki pengaruh besar pada anggota mereka. Banyak perilaku kesehatan sangat tahan terhadap perubahan tanpa partisipasi aktif dari anggota keluarga penting. Saling berhubungan keluarga, kelompok, organisasi dan lembaga membuat komunitas. Masyarakat dapat diindentifikasi oleh nilai-nilai warga, tradisi, kelas sosial ekonomi, ras, etnis, geografi, dan kepentingan. Individu mungkin milik masyarakat profesional. Misalnya pendidik kesehatan melihat diri sebagai anggota masyarakat profesional pendidikan dan profesional kesehatan seperti anggota lingkungan mereka.

  • Top-down Versus Bottom-Up Perubahan

Perubahan sosial dapat dirangsang atau diorganisir dari atas ke bawah atau bawah ke atas. Salah satu contoh dari pendekatan top down yang direncanakan adalah upaya dekade dari industri tembakau untuk membuat merokok dapat diterima dan normatif. Sampai saat ini sebagaian besar upaya untuk melindungi hak-hak perokok yang bottom up.

Pendidik Kesehatan sebagai Agen Perubahan

Agen perubahan adalah operasi untuk mengubah status Quo dalam status sedemikian rupa sehingga individu atau individu yang terlibat belajar kembali yang sebagaimana melakukan peran mereka seorang individu (Zaltman dan Duncan, 1977). Agen perubahan adalah “seorang individu yang mempengaruhi klien” keputusan inovasi ke arah yang dianggap diinginkan oleh agen perubahan” (Rogerts, 1983), menurut Freudenberg (1984), untuk menjadi agen perubahan yang efektif, pendidik kesehatan perlu fokus pada lingkungan penyebab masalah kesehatan pada metode perubahan sosial, dan pada populasi yang paling membutuhkan bantuan.

Tugas dari agen perubahan adalah untuk menciptakan, merangsang dan atau memfasilitasi perubahan. Menurut roger ada tujuh fungsi agen perubahan dalam proses perubahan terencana yaitu :

  1. Mengembangkan perlunya perubahan
  2. Membentuk hubungan pertukaran informasi
  3. Diagnosa masalah
  4. Menciptakan maksud klien untuk mengubah
  5. Menerjemahkan niat kedalam tindakan
  6. Kestabilan adopsi dan mencegah penghentian
  7. Mencapai hubungan terminal.

Pendidik kesehatan yang berfungsi sebagai agen perubahan fungsi aktif dalam pengaturan kelembagaan dan informal, menfasilitasi perubahan yang tergantung pada system.

  • Orientasi Klien

Orientasi klien dasarnya adalah agen perubahan lebih efektif bila lebih berorientasi terhadap populasi sasaran dari agen perubahan. Keberhasilan orientasi klien tergantung pada sejauh mana pendidik kesehatan dapat mengabaikan harapan perubahan birokrasi pendukung yang dimiliki klien. Dalam pengaturan organisasi diatas merupakan situasi masyarakat bawah, agen bekerja untuk agen perubahan yang dapat menjadi sumber dana (misalnya, pemerintah federal) atau sepertiga : pihak (misalnya sebuah Universitas lokal) karena agen perubahan adalah perantara atau link komunikasi antara klien dengan agen perubahan, mereka sering menderita dari konflik peran.

LENGKAPNYA SILAHKAN DIDOWNLOAD DISINI

UNTUK FILE PPT-nya (PEWERPOINT) SILAHKAN DISINI